Friday, May 10, 2013

Menghina Anjing, Kena Denda Rp 12,5 Juta

Unik tapi Fakta - Di Australia, berhatilah-hatilah menghina seekor anjing. Bila si pemilik anjing merasa terhina dan lantas menjadi korban diskriminasi, orang yang bersangkutan bakal diadukan ke pengadilan dan hukuman denda menanti.


Itulah yang dialami oleh pengelola restoran di Kota Adelaide. Harian The Adelaide Sunday Mail mengungkapkan, pengelola restoran "Thai Spice" Jumat pekan lalu diganjar denda ganti rugi senilai Aus$1.500 (sekitar Rp 12,5 juta) setelah seorang staf menghina seekor anjing milik seorang pengunjung tuna netra.

Peristiwa berlangsung pada Mei tahun lalu. Saat itu, anjing yang menuntun pemiliknya itu dikatai "gay" oleh seorang staf restoran.

Kepada hakim Pengadilan Khusus Persamaan Hak di Adelaide, kedua pemilik restoran, Hong Hoa Thi To dan Anh Hoang Le, mengungkapkan bahwa staf mereka itu merasa bahwa anjing peliharaan tersebut telah berubah menjadi anjing gay (sebutan untuk homoseksual jantan)

Entah dari mana staf itu mengetahui orientasi seksual si anjing. Namun, yang menjadi masalah, akibat penghinaan itu, pemilik anjing beserta temannya dilarang masuk. Padahal, restoran tersebut memasang papan "Anjing Penuntun Boleh Masuk. " Si pemilik pun sudah menyatakan bahwa anjing yang dia bawa merupakan hewan yang dilatih khusus menuntun tuna netra.

Berdasarkan klaim itu, hakim pengadilan akhirnya memutuskan bahwa pengelola restoran bersalah telah menolak masuk penggugat berdasarkan penilaian sempit atas anjingnya.

Si penggugat, Ian Jolly, senang dengan putusan pengadilan itu. Jolly tidak saja mempermasalahkan hinaan kepada anjingnya, namun dia dan temannya merasa dipermalukan karena tidak boleh makan di restoran itu. "Putusan pengadilan ini membuktikan bahwa persamaan hak itu memang berlaku," kata Jolly seperti yang dikutip The Sunday Mail dan laman The Herald Sun.
   
Sementara itu, pihak tergugat menolak memberi keterangan kepada The Sunday Mail atas putusan sidang. Selain membayar ganti rugi kepada pemilik anjing, pihak tergugat bersedia menulis permintaan maaf kepada Jolly dan menghadiri kursus singkat mengenai persamaan hak (VIVAnews)

Iih Serem! Piton Mati Diangkat Pake Ekskavator.

Unik tapi Fakta - Foto seekor ular jenis Piton (Phyton reticulatus) dalam kondisi mati dan diangkat menggunakan ekskavator, membuat heboh pengguna Facebook dan menjadi pembicaraan di milis-milis pekerja di Kalimantan Timur. Hanya saja, belum bisa dipastikan kebenaran kabar ini.

Menurut pengakuan seorang yang mem-posting foto ular raksasa ini di Facebook, foto ini dia dapatkan dari seorang rekannya yang bekerja di perusahaan kontraktor tambang.


"Lokasinya di Tanah Hulu, dekat Kotabangun, Kutai Kartanegara. Foto ini sudah menyebar di milis karyawan perusahaan penyewaan alat berat itu. Saya hanya diberitahu seperti itu. Soal benar atau tidaknya, saya juga tak bisa memastikan," ujar Mardiono, warga Balikpapan yang mem-posting foto ular piton raksasa ini.

Hutan pedalaman Kalimantan ditengarai masih dihuni ular raksasa yang panjang panjangnya bisa mencapai belasan meter. Phyton hidupnya tersebar dari Afrika sampai ke Asia Tenggara. Dari semua jenis piton, yang terpanjang adalah Phyton reticulatus yang ditemukan di semenanjung Asia tenggara sampai ke Sulawesi.

Ular jenis reticulatus ini dikenal sebagai sanca kembang, sanca batik, atau ular sawah. Panjangnya bisa mencapai belasan meter. Phyton burma dan Phyton bola (Ball Phyton) ukurannya tidak sepanjang reticulatus yang banyak terdapat di hutan alam Indonesia. (Kompas.com)

Ada Tukang Pos Tukang Pos Menikah dengan Kucing

Unik tapi Fakta - Cinta itu buta dan tidak pandang bulu. Perasaan itulah yang hinggap di hati seorang tukang pos di Jerman terhadap kucing peliharaannya. Saking sayangnya, pria bernama Uwe Mitzscherlich itu menikah dengan kucingnya, Cecilia


Seperti dikutip laman stasiun televisi BBC, Uwe mengaku tidak sungkan-sungkan mengeluarkan biaya untuk menikah dengan kucingnya melalui suatu upacara khusus akhir pekan lalu. Masalahnya, di Jerman, menikah dengan hewan merupakan pelanggaran hukum sehingga Uwe dan kucingnya tidak bisa menikah secara resmi di kantor catatan sipil.

Maka, si mempelai pria membayar seorang aktris sebesar 300 euro untuk menjadi penghulu. Turut menjadi saksi adalah Erik, saudara kembar si mempelai pria.

Layaknya pengantin, Uwe mengenakan setelan jas hitam dan topi, sedangkan kucingnya dikenakan gaun putih. Pria berusia 39 tahun itu mengungkapkan bahwa pernikahan ini harus dilakukan setelah Cecilia diketahui menderita sakit asma. Kucing gemuk yang sudah berusia 15 tahun itu dikhawatirkan bakal segera menemui ajal.

"Cecilia merupakan mahluk yang setia. Kami selalu bermain bersama dan dia selalu tidur di ranjang saya," kata tukang pos di Kota Possendorf itu, yang dikutip tabloid The Bild, Senin 3 Mei 2010. Dia mengaku sudah tinggal bersama dengan kucingnya selama 10 tahun.

Mereka pertama kali bertemu di kawasan wisata di Kota Sassnitz, pesisir Laut Baltik.

"Saya pikir tadinya ini hanya becanda. Namun Pak Mitzscherlich telah mewujudkan impiannya," kata Christin-Maria Lohri, aktris yang dibayar untuk menjadi penghulu.

Maka, saat ditanya penghulu apakah bersedia menikah dengan mempelai pria, Cecilia hanya menjawab, "miauww."   (VIVAnews)

Bocah 12 Tahun, Tapi Tingginya Sudah 3 Meter

Unik tapi Fakta - Kabar ini mengenai seorang anak yang memiliki kelainan tinggi badan. Bayangkan, baru berusia 12 tahun, bocah ini sudah memiliki tinggi badan hampir tiga meter.

Pria aneh ini bernama Brenden Adams. Dan yang paling mencengangkan, di usia yang masih belia itu Brenden's masih terus tumbuh berkembang akibat memiliki kelainan kromosom.


Seperti dikutip ABC News, Rabu (20/8/2008), tinggi Brenden's sudah melebihi tinggi teman-teman sekelasnya bahkan guru kelasnya.

Awalnya, ibu Brenden's mengatakan tidak ada yang aneh dengan sang anak. Brenden lahir dengan berat 7 pon 3 ons dan panjang 48 centimeter. Namun, beranjak ke usia dua bulan, mulai terlihat keanehan.

"Ketika saya memeriksakan, saya lihat ada yang aneh. Dia terlalu tinggi untuk anak seusianya," ujar sang ibu. "Benar saja, ketika usia empat bulan semua giginya sudah tumbuh," jelasnya.

Namun, teman-teman Brenden's masih menganggap dia seperti anak yang lain, meski dia (Brendens's) tidak seperti orang kebanyakan. Ia harus membungkukan bada jika melintas di pintu kelas dan terpaksa duduk di samping meja karena kakinya tidak muat di kolong meja.

Tapi beruntung, Brenden's memiliki seorang ibu yang sangat penyayang. Dia disediakan kendaraan khusus yang disesuaikan dengan badannya.

Brenden's adalah salah satu anak yang memiliki kelainan dengan tinggi badannya. Semua yang terdapat di tubuhnya berbeda dengan orang umumnya. Karena itu sang ibu menyiapkan tim dokter khusus yang siap menangani 'bocah menara' ini jika terjadi sesuatu.

Kompas.

Sunday, May 5, 2013

Artis Cantik Yoon Eun Hye

Artis cantik Yoon Eun Hye (Born October 3, 1984) is a South Korean actress, singer, and model. Yoon Eun Hye entered the entertainment industry since she was 15 (in 1999) debuted as a member of the popular girl group Baby V.O.X, staying with the group from 1999 - 2005. She has since moved on to a solo career in acting, receiving popularity and fame from her role as a crown princess on the drama Princess Hours, also known as "Goong", as well as her role as the main protagonist in the highly successful drama, The 1st Shop of Coffee Prince.
It became a big hit Asia-wide after it was aired in many Asian countries such as Thailand, Taiwan, Singapore, Philipines, etc. Yoon has become so popular since then and even was cheered to be a real couple with Joo Ji Hoon, her co-star in Goong. Her second acting role is in a movie called Escaping from Charisma, act as Han Su, the tough girl.
Artis cantik Yoon Eun Hye gained more and more fans base on the role she play in the drama and movie. The third acting role is in a drama called The Vineyard Man, as Lee Ji Hyun. Yoon Eun Hye had improved her acting skill so much in this drama, even though it was underrated. She recieved a Grime Best Actress Award for this drama, The Vineyard Man. She truly deserved.







Saturday, May 4, 2013

Fakta Menakjubkan tentang Sperma Kaum Cowok

Unik tapi Fakta -
Semen kaum cowok atau sehari2 lebih dikenal Air Mani banyak memiliki karakteristik yang menarik... Mari kita mulai fakta Air Mani Cowok dari yg umum sampai ke hal2 yang menakjubkan.

undefined
Cowok ejakulasi dgn rata-rata volume 1 sendok teh dan mengandung 200-500 juta sperma.


Tabel di atas menujukkan komposisi dari cairan mani.
Air mani hanya mengandung 10% sperma, selebihnya merupakan komposisi dari enzim, vitamin c, calcium, protein, sodium, zat besi, asam citiric, dan fructose sugar. Bergizi tinggi gan!
Dari tabel nutrisi di atas (serving size: 1 teaspoon) menunjukkan bahwa air mani memiliki calori, kolestrol, lemak dan karbohidrat. (Servings per package 3-5 at any time)
Rasa dari air mani tergantung dari makanan yg dimakan si cowok. Kalo suka makan daging maka rasa ari maninya asam & acid.
Bagi cowok yg suka makan daging merah, produk diary, bawang putih, bawang bombay dan kopi akan menyebabkan ari mani berasa asam!
Bagi cowok yg suka makan buah2-an yg mengandung gula alami maka rasa air maninya jadi lebih manis
Bagan di atas menunjukkan perbandingan jumlah sperma setiap ejakulasi dari setiap spesies binatang dibandingkan manusia.
Kecepatan rata2 Sperma setiap ejakulasi adalah 31mph .. lebih cepat dari larinya jaguar di afrika barat. Manusia bisa ejakulasi dengan jarak 7-10 inch. Rekor dunia utk jarak ejakulasi terjauh adalah 18 feet. Gimana gan ada yg bisa menyamakan rekor dunia???
undefined
Sperma memiliki asam berkisar 7.2-8pH
Terdapat 5% wanita yg alergi dengan air mani cowok. Makanya gan jgn pernah maksa pasangan cewek anda utk telen air mani kamu. Sperma bisa bertahan 5 hari di tubuh cewek dan bertahan 3 jam di toilet.
Suku Etoro Di Papua Nugini menyakini bahwa seorang anak dianggap telah dewasa jika telah menelan air mani kakaknya.
Source : Kaskus

Friday, May 3, 2013

Gejolak Cinta Bergelora Devi dan Sony

Devi dan Sony adalah dua remaja yang sedang dimabuk cinta, keduanya mengagungkan kesetiaan dan ketulusan dalam mengarungi perasaan kasih sayang yang selama ini menghinggapi kedua sejoli itu. Hubungan mereka telah terjalin selama 3 bulan dan dipenuhi dengan kisah-kisah romantis yang indah. Janji untuk saling setia dan mengasihi selamanya sampai ajal menjemputpun diucapkan. "Dev!, Aku punya kaset CD menarik yang bercerita tentang gejolak cinta anak muda Amerika!", Kata Sony kepada Devi saat istirahat di sekolah.

"Wah menarik sekali! Ingin rasanya aku menonton", respon Devi penuh antusias.
"Kalau begitu habis sekolah kita nonton bareng di rumahku, kebetulan rumah sedang kosong, Mama dan Papa sedang ke Medan, kakakku ke Surabaya ngurus skripsinya, pembantu pulang kampung jadi aku sendirian nich!", tawar Sony pada gadis cantik di depannya.
"Cihui!, Kita bisa bebas dong, nggak ada mata sinis atau muka cemberut dari ortumu!", teriak Devi kegirangan.
"Jangan gitu dong!, jelek-jelek mereka orang yang memeliharaku lho".
"Maaf deh!, maaf aku hanya bercanda".
"Teeet!"..., "Teeet!" "Waduh bel masuk sudah berbunyi tuh! Yuk, kita masuk ke kelas! Oh ya, kutunggu kau di depan gerbang sekolah".
"Cup!", Sony mencium kening Devi dengan mesra.
"Saya mencintaimu Dev!".
"Saya juga mnecintaimu Son!".
Keduanyapun segera menghambur menuju kelas masing-masing.

"Ayo Dev masuk, nggak usah sungkan nggak ada orang kok, anggap aja rumah sendiri", ajak remaja tanggung yang memiliki wajah mirip Keanu Reves kepada Devi, gadis bertubuh montok berwajah cantik yang berhasil digaetnya tiga bulan lalu dengan perjuangan yang gigih.
"Aku ambil minum dulu, kamu langsung aja puter filmnya, ini CD-nya".
Tanpa diperintah lagi Devi langsung meraih kaset CD dari tangan Sony dan langsung memasukkannya dalam VCD Player yang ada di ruang keluarga.

"Gimana Dev filmnya, bagus nggak?", tanya Sony saat keluar dari dapur dengan membawa sebotol air putih beserta 2 gelas.
"Belum tahu dong, baru saja mulai".
"Wah!, bintangnya ganteng dan cantik lho Son, seperti kita berdua".
"Bisa saja kamu".

Merekapun tampak asyik masyuk menikmati film di layar gelas 29 inci. Keduannya sangat mesra, mereka duduk dengan perpelukan, sesekali Sony mencium pipi Devi yang merah dan mulus, Devipun tak mau kalah, dia balas mencium. Siang itu agaknya dunia berpihak pada mereka. Suasana rumah yang sepi membuat mereka berdua leluasa menumpahkan kasih sayang selama ini terkekang oleh aturan orang tua. Namun canda dan tawa mereka tiba-tiba terhenti berganti dengan desahan-desahan halus dari speaker sub woofer TV, tubuh kedua remaja itu menegang, wajah mereka memerah seperti kepiting rebus, nafas mereka terdengar memburu. Tatapan mata mereka tertuju pada adegan film yang membuat jantung berdegup kencang.

Devi dan Sony tampak menghayati permainan dua insan berlainan jenis tanpa sehelai benang pun saling berpagutan, mengulum, berciuman, menjilati kemaluan, erangan halus dan desahan nafas bintang remaja amerika itu mematri amat kuat dalam ingatan mereka berdua. Nafsu birahi dua sejoli yang sedang dilanda kasmaran merambat naik membuat keduanya menggigil menahan gejolak yang sangat kuat.
"Dev, aku mencintaimu, aku men..., men.., menyayangimu", kata Sony dengan suara bergetar sembari mencium tangan Devi.
"Aku jug..., juga cinta kamu Son", kata Devi terbata-bata Keduanya saling berpandangan,nafsu birahi mereka mencuat dirangsang oleh tontonan yang aduhai dan memabukkan.

"Devi..., aku ingin kita bersatu jiwa dan raga".
"Maksudmu?".
"Aku ingin kita melakukan seperti difilm itu".
"Maksudmu hubungan seks!" kata Devi terkejut, Sony hanya menganggukkan kepala.
"Tidak Son, Kita belum meni..."
Belum selesai perkataannya, tubuh Devi menggigil hebat saat sangat Sony merayapi buah dadanya yang telah mengeras melalui sela-sela kancing baju.
"Kau cantik Dev, aku ingin mencurahkan kasih sayangku padamu", bisik Sony sambil lidahnya menjilati daun telinga Devi.
"Son!, jang..., an Son jang...".
"Tidak Dev, kau adalah milikku, kita akan bersama selamanya dan tidak akan pernah berpisah".

Devi tak kuasa menolak ajakan bejat dari Sony untuk melakukan hubungan badan, nafsu birahinya telah menguasai akal sehatnya. Sony mulai melakukan serangan kepada Devi, memory gerakan yang ada difilm segera saja dipraktekkan. Sony memagut bibir Devi dan Devipun membalas dengan hangat, keduanya saling mengulum dan berpelukan mesra. Walau masih pelajar SMU tangan sony telah terampil untuk membuat rangsangan dahsyat ke tubuh Devi yang sintal dan mulus itu. Satu persatu kancing baju seragam Devi dilepasnya dan kini tampak kutang berwarna putih menyembuh keluar. Melihat kutang Devi, Sony tak tahan lagi, dia langsung melepas kutang itu dan membenamkan wajahnya di buah dada yang ranum milik Devi. Disedot-sedotnya puting susu Devi yang kenyal.
"Ahh..., uuuh..., ahh..., uuuh", Devi tampak mengerang keenakan ketika tangan kiri Sony mulai meremas-remas buah dada Devi dan mulutnya menyedot puting susu Devi. Perlakuan itu membuat nafas gadis cantik yang masih perawan itu memburu dan tubuhnya menggelinjang tak karuan.
"Son..., uhh..., ugh..., ahh!", mulut Devi menganga saat mengerang menahan hentakan nafsu dan aliran hawa aneh yang belum pernah dia rasakan selama ini.

Mendengar erangan Devi yang erotis membuat penis Sony mengeras dan menegang. Penis yang selama ini hanya dipuaskan dengan tangan, agaknya akan menemukan lubang fantasi yang sebenarnya telah diinginkannya sejak lama. Nafasnya memburu peluh mulai bercucuran seiring dengan naiknya panas tubuh mereka. Sony mulai menyusuri tubuh Devi yang montok, dia mengendus-endus dan mencium serta menjilati perut Devi, membuat gadis berumur 17 tahun itu kegelian dibuatnya. Rok abu-abu yang masih melekat segera dilepas Sony dengan setengah paksa.

"Dev, kau cantik sayang, tubuhmu indah, hmm, nikmat!", rayuan gombal Sony membuat perasaan Devi melambung menembus awang-awang.
"Son.., lakukanlah!.., lakukanlah!".
"Sabar Dev, kita akan bersama-sama menjumpai kenikmatan yang maha dahsyat yang belum pernah kita rasakan.
"Agghh..., ughh..., uuuh..., ahh", tubuh Devi menggelinjang,nafasnya memburu dan dari mulutnya keluar erangan kenikmatan saat tangan nakal Sony meremas vagina Devi yang masih tertutup celana dalam berwarna hitam.
Lelaki berumur 19 tahun itu menindih tubuh kekasihnya, ditatapnya wajah cantik dengan bibir merah merekah dengan mesra.

"Buka matamu Dev, rasakan aliran nikmat yang terus menerjang dan mendesak-desak tubuh kita", pinta Sony saat melihat mata Devi terpejam karena tak kuasa menahan kenikmatan yang asing dan baru pertama kali ini dia rasakan.
"Bagaimana sayang, kau bahagia?", tanya lelaki itu sembari tersenyum romantis.
"Kau nakal Son?, Kau membuatku lupa diri".
"Aku ingin membahagiakanmu Dev".
"Uuuh..., aah..., uhh", Devi kembali mengerang saat lehernya digigit lembut oleh Sony.
"Dev, bantu aku membuka bajuku".
Gadis yang telah memuncak birahinya itupun langsung membuka kancing baju pacar yang menindih tubuhnya.
"Jangan gitu dong Son, bajumu nggak bisa kulepas, jangan menciumi aku dulu".
"Oh Sorry, habis kamu cantik sih", keduanya langsung tertawa cekikikan.
"Oke, aku buka sendiri deh", setelah berkata begitu Sony langsung melepas baju dan celana panjang sehingga kini dia hanya memakai celana dalam saja dan tampak kepala penisnya menyembul keluar seakan mau berkata kalau dia sudah siap untuk bertugas.

Tanpa kompromi lagi, dia langsung menghujani ciuman ke leher, bibir dan buah dada Devi dengan penuh nafsu, digelutnya tubuh gadis yang membuatnya mabuk kepayang itu dengan aroma birahi. Keduanya bergulingan di lantai, mereka sudah tidak mempedulikan sekelilingnya, film dari VCD yang masih berlangsung sudah tidak menarik lagi bagi mereka, benda-benda di sekitar ruang keluarga menjadi saksi bisu bagaimana Sony dan Devi memburu kenikmatan yang hanya diperbolehkan bagi mereka yang telah resmi menjadi suami isteri.
"Dev, Hmm".
"Sony..., kau hebat aku bangga padamu".
"Auuuhh..., aghh..., uhh"

Kembali Sony menyusuri lembah-lembah misteri di tubuh devi, dan sampailah kini dia di lembah yang paling rahasia bagi kewanitaan Devi, Vagina, kulit paha yang putih mulus membuat penis Sony mengangguk-angguk dengan hebat, CD-nya sudah tidak sanggup menahan desakan penis yang telah membesar itu. Celana dalam Devi yang masih membungkus vagina segera dilepas Sony dan tampaklah vagina Devi yang memancarkan cahaya birahi amat kuat, membuat Sony kelabakan. Nafsu Sony bertambah beringas melihat vagina yang ditumbuhi bulu-bulu halus, ditekuknya lutut Devi dan dibukanya paha Devi. Sony melihat daging merah ranum yang membuatnya menelan ludah. Tanpa ba..., bi..., bu lagi dibenamkannya kepala Sony diantara kedua paha Devi. Dijilatinya selakangan Devi, kemudian disedotnya bibir vagina yang ditumbuhi bulu-bulu halus itu, klitoris Devi menegang jadinya, Sony pun tanggap bahwa Devi telah meningkat birahinya dan diapun langsung menggetarkan klitoris itu dengan telunjuk kanannya, membuat vagina devi semakin membesar dan mengencang.

Tak lama cairan bening vagina tanpa permisi mengucur deras membasahi bulu-bulu lembut yang ada di sekeliling bibir vagina, bahkan sebagian tumpah membasahi lantai keramik ruang keluarga tempat kedua remaja itu memadu cinta. Sony pun segera menghisap cairan itu dan menyedotnya sampai licin tandas.
"Uuuenak tenan Dev, manis, asin dan gurih", kata Sony, mendegar perkataan kekasihnya Devi tersenyum bangga. Sony kembali menggetarkan klitoris Devi, diapun mengkombinasikan dengan sedotan pada puting susu Devi yang mengeras.
"Uuuh..., ughh..., aahh", tubuh Devi menegang dan menggelinjang dengan dahsyat, kedua tangannya menjambak rambut Sony yang sedang asyik mengulum susu putihnya.
"Son, masukkan penismu Son dalam vaginaku..., cepat Son..., cepat..., aku akan..., aah..., aahh..., uhh..., auughh..., auuu", erangan Devi kali ini lebih keras dari sebelumnya, tubuhnya berguncang hebat, lenguhan panjang keluar dari mulutnya. Dia orgasme! .

Setelah Devi tenang, kembali Sony menindih tubuh Devi yang telah bugil.
"Sabar Dev, ini baru permulaan, kita akan merasakan kenikmatan yang lebih nikmat lagi".
Diciumnya gadis yang dicintainya itu dengan kasih sayang, Devi kelihatan tampak puas setelah dia menggapai bintang-bintang lazuardi di langit kenikmatan.
"Ok Dev, sekarang gantian kau yang merangsangku", Sony meraih tangan devi, diapun duduk di Sofa.
"Dev, Kamu pintar berkaroake kan?, Nah sekarang penisku kamu buat karaoke Dev, jilatilah dan kulumlah", pinta Sony pada Devi yang masih terlihat merem melek. Sony langsung melepaskan celana dalamnya sendiri dan tampaklah penis yang besar dan panjang bagaikan pisang raja sehingga membuat Devi sedikit ragu untuk mendekat.
"Jangan takut Dev, tidak apa-apa, Ini milikmu, kau berhak memiliki dan menikmati penisku Dev", kata Sony sambil menarik kedua tangan Devi dan dilekatkan pada penis yang kekar itu

Devi pun mulai terbiasa dan dia langsung menjilati kepala penis dengan antusias dan penuh birahi, membuat Sony merem melek keenakan.
"Terus Dev..., teruuus..., ooohh..., uuuhh nikmat".
Dikulumnya Kepala penis itu dan disedotnya dengan mulut Devi yang membuat tenaga Sony seakan-akan luluh lantak, diapun mengerang dan menggelinjang menahan birahi yang sangat dahsyat. Devi yang sudah mulai mengikuti irama seks Sony melancarkan serangan, dia menjilati scrotum Sony, rambut kemaluan yang lebat tak luput dari tangan terampil Devi membuat Sony kelabakan dan ngos-ngosan.

Setelah beberapa lama Devi mengaduk-aduk dan membelai dengan sentuhan nafsu yang ganas penis Sony, tubuh Sony pun bergetar hebat, dia merasakan aliran aneh menyusup di sekujur tubuhnya mulai dari ubun-ubun sampai ujung kaki, tubuh Sony berguncang dengan keras membuat sofa tempat dia duduk mengeluarkan bunyi nyaring.
"Dev..., oooghh..., ughh..., Dev..., kau..., kau".
"Crooot..., crooot..., crot", sperma Sony menyembur ke dalam mulut Devi membuat gadis bertubuh putih mulus itu tersedak.
"Wah sperma mu banyak banget Son, membuat aku tersedak nih, tapi rasanya Oke punya lho, hmm aumm", kata Devi sambil menjilati sisa sperma yang masing ada dikepala penis, disedotnya batang penis Sony hingga cairan spermanya keluar semua dan Devi pun segera menelannya.
"Kau hebat Dev, kau cantik", rayu Sony di atas sofa dengan lirih sembari tangannya membelai lembut rambut gadis yang telah membuatnya orgasme.
"Kau masih kuat Dev?".
"Tentu Son, kau belum memberiku kenikmatan sejati, penismu belum melaksanakan tugasnya".
"Ohh Devi, kau benar-benar pengertian sayang".
Sony pun kembali memeluk Devi dan menjilati telinga kanannya hingga membuat Devi menggigit puncak Sony karena kegelian.
"Aduh..., aduh sakit nih".
"Habis..., kau nakal".

Sembari duduk kedua remaja yang telah terbuai nikmatnya seks itu melakukan percumbuan tingkat tinggi, naluri seksnya sangat kuat, khayalan seks yang selama ini hanya di angan-angan saja mulai dipraktekkan, membuat permainan seks mereka sangat profesional, gerakan erotis, cara merangsang pasangan, erangan-erangan yang memabukkan mereka mainkan. Teknik-teknik yang didapat dari nonton blue film, foto erotis di internet, juga buku-buku porno, seks education membuat mereka mahir walau pertama kali mereka melakukan aktivitas seks sebenarnya.

Kembali Sony berpagutan dengan Devi, dilumatnya bibir merah merekah milik Devi, lidahnya mulai menggelitik rongga mulut Devi, menggigit dengan lembut lidah Devi membuat gadis seksi itu semakin terbakar birahinya. Tangan nakal Sony meremas dengan kuat buah dada yang mengeras dan menantang milik Devi, kali ini si empunya sedikit meringis kesakitan namun rasa nikmat mengalahkan rasa sakit itu, leher Devi pun tak luput mendapat gigitan lembut Sony, Devi pun menggelinjang keenakan. Gadis yang sintal itupun tidak mau hanya pasif, dia menanggapi permainan Sony, tangan kanan Devi mengocok penis Sony, membuat batang penis Sony menjadi sangat keras seperti batangan logam sedang tangan kirinya menjambak rambut Sony sehingga membuat lelaki yang memiliki dada bidang itu kelojotan dibuatnya.

"Dev kau siap Dev, penisku akan kumasukkan dalam vagina sucimu", bisik Sony di telinga Devi.
"Masukkan saja Son, aku telah siap", jawab Devi dengan terpejam, dia sudah terbang ke surga dunia.
"Kau tak menyesal Dev kehilangan keperawananmu?", tanya Sony ragu.
"Tidak Son, semua telah telanjur, aku sudah merasakan betapa nikmatnys seks yang membuat diriku seperti terbang di awang-awang".
"Devi kau sungguh nekat".
"Demi kau Son, Demi kita, Demi cinta kita!", jawab Devi.
"Aku mencintaimu Dev, kita kan bersama selamanya".
"Ahh ugggh..., uuhh..., agh..., uhh..., aahh", Devi mengerang dan tubuhnya berguncang saat Sony mempermainkan klitorisnya dengan jari telunjuk, digetarkannya klitoris Devi lebih keras lagi. Sony ingin agar vagina gadis yang telah menyerahkan jiwa dan raganya itu menjadi lebih basah sehingga dengan mudah penis yang berukuran "bangkok" miliknya bisa menembus benteng kesucian devi.

Usaha remaja itu agaknya menemukan hasil, cairan vagina Devi tumpah meluber membasahi lantai dan jari telunjuknya, kemudian dia meremas vagina itu dengan sedikit keras sehingga membuat Devi mengeluarkan lenguhan kenikmatan. Ditekuknya kaki Devi dan dibukanya paha mulusnya sehingga tampak vagina yang menganga, lubang vagina Devi bertambah besar seakan memanggil-manggil untuk segera dimasuki. Sony yang melihat hal itu semakin bernafsu untuk segera menuntaskan permainan, dipegangnya penis yang menjadi kebanggaannya selama ini dan dilekatkannya di mulut vagina Devi, Sony menarik nafas dan matanya terpejam, diapun mulai mempersiapkan diri untuk menjebol keperawanan Devi dan mengakhiri masa perjakanya, dia tidak peduli apa kata orang nanti, yang dia rasakan kini adalah kenikmatan dan kenikmatan yang amat sangat yang tidak bisa dia lukiskan. Dengan pelan dan pasti penis Sony mulai menusuk daging merah ranum milik Devi yang telah menanti untuk dikunjungi.

"Aduh sakit Son..., sakit!", rintih Devi kesakitan saat kepal penis Sony mulai masuk ke liang vagina Devi. Sony tampak terkejut mendengar rintihan Devi, dia tidak menduga walau telah banyak cairan vagina Devi yang keluar, Devi masih merasakan kesakitan. Sony pun cepat tanggap kepala penis yang sudah masuk dibiarkan bertahan dalam vagina, tubuhnya direbahkan menindih tubuh Devi dengan siku dijadikan penyangga agar gadis yang dicintainya itu tidak tersiksa.
"Tenang Dev, tidak apa-apa kok!, sakitnya hanya sebentar setelah itu kenikmatan dahsyat yang akan kamu rasakan", bisik Sony sambil menjilati daun telinganya membuat Devi mengerang halus.

Sony mulai memutar-mutar pantatnya sembari tangan kananya meremas payudara Devi.
"Uuuhh..., ahh..., ughh..., ohh, nikmat sekali Son, teruuss..., terusss..., ahh", desis Devi yang kembali merasakan kenikmatan, kedua tangannyapun segera memeluk tubuh kekasihnya yang telah memberi kenikmatan dunia itu.
Putaran pantatnya membuat penis Sony seperti mengaduk-aduk vagina Devi. Vagina Devi seakan-akan menyedot dan memijat penis kekar Sony membuat keduanya terbang ke surga loka. Kedua tangan Devi ikut pula meremas-remas pantat Sony hingga lelaki itu mendesis-desis mengeluarkan energi birahinya yang mau meledak.
"Dev..., oh..., uuuhh", gerakan batang penis Sony semakin cepat, kali ini sudah tidak berputar namun naik turun mencoba menerobos masuk vagina Devi.
"Krek!", "Kreeek!", "Blesss!".
Robek sudah selaput dara Devi ditembus penis Sony, rasa sakit tidak lagi dirasakan Devi, yang ada kini cuma rasa nikmat yang luar biasa yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Gerakan naik turun pantat Sony diimbangi naik turunnya pantat Devi, keduanya semakin kompak untuk memburu kenikmatan surga dunia.
"Uhh..., aahh..., ugghh..., ooohh".
"Hmm..., aumm..., aah..., uhh..., ooohh..., ehh".
"Sooon..., uuhh..., sssoonn..., ahh".
"Deeevv..., auhh..., ohh..., Deviii kau".
Untuk menambah daya nikmat, Sony menaikkan kedua kaki Devi di atas pinggulnya sehingga jepitan Vagina terhadap penisnya semakin kuat. Tangan Sony meremas payudara montok Devi dan mulutnya memagut dan melumat habis bibir Devi membuat tubuh Devi memakin menegang.
"Sooon..., ooohh..., aahh..., ugghh..., aku..., au..., mau..., ah..., ahh..., ah..., ah..., uh..., uhh", tubuh Devi menggelinjang hebat, seluruh anggota badannya bergetar dan mengencang, mulutnya mengerang, pinggulnya naik turun dengan cepat dan tangannya menjambak rambut Sony. Kemudian memeluk tubuh Sony dengan erat. Devi telah mengalami orgasme.

"Dev..., ohh dev..., aku jugg..., juga mau keluar..., ahh..., aahh..., ahh..., uhh", gerakan pantat Sony semakin cepat, batang penisnya terlihat keluar masuk di liang vagina, denyutan vagina yang memijatnya membuat dia keenakan.
"Crooot..., crooot..., crott", sperma Sony keluar dengan cepat dan dia tidak sempat mencabut penis dari vagina Devi sehingga sperma itu tumpah di dalam lubang vagina. Rasa panas di ujung kemaluan mereka rasakan, keduanya saling berpelukan erat dan kedua mata mereka tampak terpejam seakan menghayati tetesan nikmat yang baru saja mereka peroleh.
"Kau cantik Dev!, Kau hebat!, aku puas Dev", kata Sony kepada Devi yang masih terpejam, dilumatnya bibir gadis yang telah rela dia perawani itu dengan kasih sayang.
"Plop", Suara yang mengiringi keluarnya penis Sony dari lubang vagina Devi.

Kedua remaja yang telah bercinta itu tampak telentang dengan nafas masih terdengar ngos-ngosan, tubuh mereka bugil tanpa sehelai benang pun. Penis Sony masih terlihat menegang, menjulang seakan belum puas dengan tugas pertamanya. Sedang Devi telentang dengan peluh yang bercucuran, dari lubang vaginanya tampak bercak darah yang keluar. Ya..., darah perawan Devi yang telah pecah di siang itu dan Devi pun telah merelakannya demi kekasih tercinta. Sperma Sonypun tampak meleleh keluar dari dari lubang vagina Devi dan membasahi lantai.

Sony dan Devi masih membiarkan tubuh mereka bugil dan menghayati serta merasakan kenikmatan yang luar biasa dan baru mereka dapati. Apakah mereka akan melanjutkan ke babak kedua dan apakah pengalaman pertama ini membuat mereka menjadi ketagihan, ketagihan dan ketagihan untuk terus bercinta dan berhubungan seks dengan lebih dahsyat lagi. Entah hanya mereka yang tahu.

TAMAT

LinkWithin