Friday, December 20, 2013

Ada Kontroversi Penggunaan Lambang Garuda di Kaos TIMNAS Indonesia

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia -
Anggota Komisi III DPR dari FPD, Ruhut Sitompul, menilai perdebatan terkait pemasangan lambang Garuda di kaos Timnas sepakbola Indonesia dihembuskan untuk mencari popularitas. Ruhut berharap teman seprofesinya sebagai pengacara tidak menggunakan cara tersebut untuk mendongkrak popularitas.

"Ini murni untuk mencari sensasi, mendongkrak popularitas karena kariernya mulai meredup. Saya jadi pengacara 30 tahun lebih jadi mengerti jurus-jurus mendongkrak popularitas. Coba kalau dia iklan bisa habis berapa milyar," ujar Ruhut kepada detikcom.

Hal ini disampaikan Ruhut menyusul aksi pengacara publik David Tobing yang mempersoalkan penggunaan lambang Burung Garuda di kostum Timnas karena dianggap bertentangan dengan UU No 24/2009 Tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan.

Namun menurut Ruhut tidak ada yang salah dalam penempatan lambang Garuda di kaos Timnas. Menurut Ruhut, lambang Garuda sampai saat ini kerap dipasang di sejumlah tempat untuk membangkitkan nasionalisme.

"Lambang Garuda ini kan dipakai dimana-mana, banyak ditempel di kaca mobil dan logo DPR. Saya pikir tidak ada yang salah karena Garuda adalah simbol Pancasila, ideologi merah-putih," jelas Ruhut.

Ruhut berharap penegak hukum yang dilapori tidak menggubris laporan David. Masih banyak kasus yang harus diselesaikan Kejaksaan selain mengurus popularitas pengacara.

"Saya yakin pasti dicuekin, apa landasan hukumnya. Yang begini-begini ini tidak perlu ditanggapi," tandasnya.

David Tobing telah mendaftarkan gugatan citizen law suit ke PN Jakarta Pusat terkait pemasangan logo garuda di kaos timnas. David menggugat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Mendiknas M Nuh, Menpora Andi Mallarangeng, PSSI, dan PT Nike Indonesia.

"Kaos bola berpotensi dikotori, robek, dan bahkan terkena tendang, terkena sikut, dilempar setelah dipakai. Dan harus diingat lambang negara yang ada di kaos bola pun akan mengalami hal yang sama," alasan David

No comments:

Post a Comment

LinkWithin